JapanLunatic - Ai Ecy
土曜日, 03-12-2016, 1:44:09 PM
Welcome, Guest

Puasa dan Lebaran di Jepang Dua Kali
------------------------------------------------
Minal Aidin Walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin. Nah lho ko telat ngucapinnya? Maaf ya teman2, gara2 pc saya rusak sih, padahal saya sudah capek2 mengetik, jadi baru sekarang deh curhatan ini bisa dibaca oleh teman2. Walaupun telat, tapi ga apa2 kan? :)
Kali ini saya Ai Ecy, selaku Korwil Tokyo mau mengisi sesi PENGHIDUPAN tentang puasa dan lebaran di Tokyo yang sudah 2x saya alami, yaitu tahun 2008 dan 2010. Mau tau kisah selanjutnya? Penasaran kan? Yukz lanjut!
 
#PUASA DAN LEBARAN 2008
-------------
Peristiwa yg terjadi pada tahun itu, agak lupa2 ingat sih. Maklum sudah 2 tahun yg lalu sih ;p
Tapi seingat saya sih walaupun puasanya jatuh pada musim gugur, tapi terasa sangat berat karena baru pertama kalinya saya sekolah sambil kerja pada saat puasa. Kalau di Indonesia, boro2 kerja, sekolah dan belajar aja maleznya kebangetan, pengennya tidur seharian. hahaha XD
teman2 juga begitu gak? Tapi jangan ditiru ya! gak bae lho ;p
Karena saya mengikuti program internship dari kampus selama 6 bulan, jadi jam kerja lebih banyak daripada jam sekolah. Pagi hingga sore kerja, malamnya baru deh sekolah. Jadi tentu saja menyita banyak tenaga, walaupun kerja di hotel yg selalu dalam ruangan ber-AC.
 
Kegiatan sehari2 dimulai jam 2 pagi bangun tidur, masak untuk sahur, solat, lalu tidur lagi. Bangun lagi jam 6:30, mandi lalu siap2 brangkat kerja jam 7:30. Perjalanan kira2 sejam walaupun sama2 daerah Tokyo, karena naik bis lalu naik chikatetsu (kereta api bawah tanah).
 
Kerja dimulai jam 9 pagi, istirahat jam 1 siang yg dipergunakan untuk solat di loker, lalu kerja lagi hingga jam 6. Setelah pulang kerja, buka puasa, solat dan pergi ke sekolah. Jam 7 sekolah hingga jam 10:30.
Akhirnya sampai dirumah hampir jam 12 deh. Lalu mandi, solat, tidur deh. Cape sekali hingga tepar.
 
Dulu karena saya tidak punya PC, jadi internetan memakai HP yg iuran tiap bulannya 5000 yen. Walaupun mahal, tapi puas internetan, terutama apabila di jln selalu chat di mig33. Jadi kesibukan sepadat apapun ga stress :)
 
Oh ya, puasa waktu itu nggak ada yang istimewa, tapi yang selalu teringat adalah setiap hari kalau jam berbuka puasa tapi masih jam kerja, suka ngumpet2 deh buka puasanya, takut ketauan atasan. hehehe ;p
 
Lebaran tahun 2008 merupakan, perttama kalinya saya berlebaran di Jepang, jadi sangat sedih sekali karena biasanya lebaran mudik ke Ciamis dan Cirebon mengunjungi keluarga besar ayah dan ibu dan silahturahmi kesemua sanak sodara. Tapi tahun itu boro2 deh.. dengar azan berkumandang aja tidak. Jadi paling2 telp keluarga dan iri mereka pada bisa makan ketupat. Kalau kue2 lebaran dan baju baru sih gak iri karena dikirim ortu. hehehe :">
 
Pagi hari saat lebaran, karena solat dimulai jam 8 pagi di Meguro, Tokyo, tepatnya di Sekolah Republik Indonesia Tokyo. Jadi berangkat dari rumah jam 7, tapi ternyata pada waktu sampai di sana orang2 lagi solat ied, jadi telat deh T.T
Untungnya solat diadakan 2x, jadi bs solat dan ga sia2 datang deh. hip2... huray... (^O^)/
setelah solat ied, saya dan teman2 pergi ke kedubes RI yg letaknya sama2 di Meguro. Walaupun dekat, tp kami naik bis karena takut kehabisan ketupat dan saking ga sabarnya makan gara2 kelaperan. maklum blm sarapan sih. hahaha :D
Setelah nyampe disana, segera kami serbu dan sikat habis makanan yg ada disana. Menunya selain ketupat, ada opor ayam, sambal ati, buah2an, minum2an, dan kue2. Lumayan gretongan gitu lho. hohoho ^O^
Sehari setelah lebaran, jalan2 ke Kamakura dan pulau Enoshima deh. Di Kamakura, ada patung Budha yg besar bgt. Bagus lho buat foto2 :)
-----------------------------------------
#PUASA DAN LEBARAN 2010
-------------
Puasa pada tahun itu terasa berat tapi special, karena puasanya bertepatan dengan musim panas yg sangat panas dan sangat menyiksa daripada di Indonesia. Mengapa? karena musim panas kali ini menurut berita tv, panasnya sm ky panas 113 tahun yg lalu, 30ribu orang masuk rumah sakit dan 150 orang meninggal gara2 dehidrasi... Parah kan. Jadi kepikiran yg gak puasa aja ky gitu, apalagi yg puasa, cobaannya pasti bsr.. Itu klo dipikir secara logika lho, tp entah kenapa berkat keajaiban niat puasa, lapar dan haus gak kerasa, tp yg ada sih cuma cape doank gara2 hotel tempat saya kerja sangat sibuk krn banyak tamu yg liburan dan check in di hotel pd wkt musim panas :(
Gara2 musim panas saking panasnya dan org Jepang tidak kuat panas, maka sekolah2 jadi libur sehingga disebut liburan musim panas. Sekolah saya pun libur sejak sebelum puasa hingga hampir lebaran. Jadi sama seperti dulu deh yg kerja pagi pulang sore, padahal biasanya sih jam kerjanya enak, cm sore selama 3,5 jam doank. Tapi sabtu dan minggu juga tetap kerja dari pagi-sore :(
 
Kalau malam, buka puasa dijalan/buka diluar/buka dirumah. Lalu waktunya merdeka dari semua kegiatan deh.. hohoho ^O^
Tapi selama puasa ini, saya solat tarawih cuma 3x doank, soalnya letak masjid jauh dan saya tidak bisa solat tarawih sendiri.
Biasanya sih kalau dirumah ngenet di PC, kalau keluar rumah paling2 muter2 Tokyo doank. Apalagi musim panas byk bngt event yg diadain. Contohnya Hanabi Taikai (lomba kembang api) dan Matsuri. Musim panas thn ini saya sdh melihat 3 Hanabi Taikai, dan 4 Matsuri.
 
Pada waktu lebaran, saya dan teman2 berangkat jam 6:30 supaya sempat solat yg pertama jam 8. Tempat solatnya sama seperti tahun2 yg lalu. Kami solat di lapangan, lalu jalan kaki menuju KBRI untuk makan ketupat lg. Kedubes thn ini sdh ganti, orgnya masih muda, dan istri kedubes sangat cantik... darah campuran, tp entah drmn, kynya bkn Jpn.
Lebaran x ini makannya lbh nikmat karena bisa makan dibawah pohon sambil ngampar dan jumlah kami lbh byk drpd 2 thn yg lalu. makan2 sambil foto2 dan bertemu jg senior2 kampus dan dosen2 UNSADA yg ada di Jpn.
Sayangnya waktu itu saya lupa tidak membawa hp, jd tdk bertemu teman mig33 yg berada di Jpn dan sama2 berada di kedubes deh.
Setelah makan, kami berpisah. Namun saya bersama seorang sahabat jln2 ke taman Ueno. Saya sering pergi ke sana, tp cuma pasarnya saja yg murah2, tidak ke tamannya. Ternyata disana selain taman, ada jg kuil2, musium2, dan kebun binatang.
 
Nah begitulah puasa dan lebaran yg sdh saya rasakan di Jepang. Sekian, dan terima kasih.
 
Salam,
Korwil Tokyo-Desi Indryati
http://www.facebook.com/profile.php?id=1679840069